T MADRASAH BERBUDAYA: SEBUAH CATATAN KECIL RAKORNIS MAN 21 JKT DI GARUT | Website MAN 21 Jakarta

MADRASAH BERBUDAYA: SEBUAH CATATAN KECIL RAKORNIS MAN 21 JKT DI GARUT

“Madrasah Berbudaya”. Inilah mimpi setiap pembelajar. Inilah harapan setiap orang tua. Inilah obsesi setiap penggiat peradaban. Inilah cita-cita mulia yang harus selalu ditegakkan. Terlebih disaat pendidikan kehilangan ruhnya, terlebih ketika hasil pendidikan kita jauh api dari panggang. Berjuta ide, beratus gagasan, berpuluh Kurikulum dihadirkan untuk menggeliatkan ruh yang lama teridur. Ruh pendidikan sejati,pendidikan yang  mengagungkan nilai kemanusiaan dan menghargai kehidupan.dan bukan sebaliknya pendidikan yang justru membunuh karakter manusia itu sendiri. Bukan pendidikan yang menjadikan manusia terasing dari dirinya sendiri.

 

Madrasah lahir dari kekhawatiran pendidikan yang hanya berorientasi pada manusia, dan cenderung abaikan agama karennya madrasah adalah jawaban. Apa yang akan terjadi jika tak ada madrasah ataupun pendidikan agama.?

 

Kini Madrasah pun tidak cukup menjadi penjaga dan pengawal ataupun pelengkap pendidikan umum. Tantangan padanya makin besar, madrasah dituntut juga untuk menjadi solusi bagi ekses pendidikan sekuler yang  telah lama dikhawatirkan itu. Anak yang jauh dari akidah, jauh dari akhlakul karimah, jauh dari tanggung jawab, adalah tantangan nyata yang harus dijawab sendiiri oleh Madrasah disaat pendidikan lain mulai berlepas tangan, menyerah dan pasrah.

 

Tantangan terbesar adalah Perkembangan Abad 21, melahirkan nestapa pendidikan yang sangat massive. Madrasah tidak bias tutup mata dengan Perkemangan Abad 21 itu, madrasah harus membuka diri dan sadar diri akan situasi yang dihadapinya. Namun kesadaran itu dan keterbukaan itu bukan berarti harus menanggalkan semua identitas dan jari diri Madrasah, sebaliknya madrasah dituntut untuk makin mengokohkan dirinya dalam membangun Budaya-Budaya kediriannya, Budaya yang akan terus terjaga dan dijaga meski zaman berbeda. Inilah Mimpi-Mimpi dan Azzam kami di Madrasah Ini…

 

Inilah Mutiara-Mutiara Cinta yang ingin kita Tumbuhkan dalam diri Anak Kita. Mutiara Kepribadian, Mutiara Keunggulan, dan Mutiara Kompetisi. Dan tempat bagi tumbuh kembangnya Mutiara itu adalah Sekolah yang kita selenggarakan, pembelajaran yang kita lakukan. Yaitu Madrsah. Inilah ladang amal kita, tempat kita menebar benih bagi tumbuhnya generasi-generasi terbaik yang dirindu perbadaban. Lewat Madrasah Berbudaya ini, kita bekerja sekuat tenaga, lewat madrasah ini kita berkhidmat.

Memang tak mudah menghasilkan kebulatan-kebulatan Tekad dan Visi yang sama dalam Kebudayaan kita. Akan terus Ada titik beda dalam cara kita melihat, namun ada sesuatu yang bias menjadikan langkah kita sama.

Memang tak gampang menemukan pusara yang lama tersimpan. Tak mudah kita bisa bicara mendalam tentang Ide-ide besar kita. Tak gampang menghadirkan suasana hangat di tengah dinginnya udara di sekitar kita.

 

Maka jangan lewatkan Momen ini begitu saja. Jangan biarkan ide besar yang sudah dibicarakan, menguap lalu hilang, maka jaga terus tarikan nafasnya dalam saat Nada “Madrasah Berbudaya”

 

Garut 9-11 Oktober 2017.

#Madrasah BerBudaya

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply