T EVALUASI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR MASA PANDEMI COVID-19 – SISTEM PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) MADRASAH ALIYAH NEGERI 21 JAKARTA (EDISI 3) | Website MAN 21 Jakarta

EVALUASI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR MASA PANDEMI COVID-19 – SISTEM PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) MADRASAH ALIYAH NEGERI 21 JAKARTA (EDISI 3)

Ditengah PJJ saat siswa belajar mandiri di rumah sebenarnya mereka butuh dengan arahan atau petunjuk baik sebagai pengingat akan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan atau sekedar penyemangat untuk memantik motivasi mereka, namun masih ada guru yang tidak melaksanakan fungsinya sebagai motivator atau konselor bagi murid-muridnya. Pengakuan ini disampaikan oleh siswa bahwa ada 1,9% dari guru yang tidak pernah memberikan arahan atau petunjuk saat kegiatan PJJ.

Grafik 6. Arahan/petunjuk guru saat PJJ

Sebagian besar atau 82% guru menggunakan pesan teks di WhatsApp dalam memberikan arahan atau petunjuk kepada siswanya. Sedangkan 8,3% menyampaikan pesan lewat Googe Classroom sedangakan sisanya menggunakan siaran langsung via zoom, google meet, atau live streaming YouTube dan pesan suara WhatsApp.

Grafik 7. Media untuk memberi arahan

Untuk mendata kehadiran siswa mayoritas guru hanya melakukan pencatatan sederhana melalui pesan di WhatsApp, dimana siswa hanya menyebutkan bahwa dia hadir dalam KBM dengan menulis pesan, hal ini dilakukan oleh 86,9% guru. Sedangkan yang lainnya mendata kehadiran guru dengan Google Form sebanyak 8,7% dan sisanya mengecek komentar di Google Classroom yaitu 4,4%.

Grafik 8. Media absensi siswa

Lagi-lagi WhatsApp menjadi andalan para guru dalam KBM PJJ, karena 50,5% pembelajaran disampaikan melalui aplikasi ini baik berupa pemberian tugas atau perintah mengerjakan soal yang ada di buku teks pelajaran atau lembar kerja siswa (LKS). Sementara 11,2 % guru lainnya mengirimkan video pembelajaran yang berisi materi atau tutorial mengerjakan sesuatu, dan sisanya 10,2% memberikan materi berupa presentasi (ppt).

Grafik 9. Alat/Media Belajar

Keterlibatan guru seharusnya lebih intensif dalam mengawal keberhasilan PJJ karena siswa dengan belajar mandiri tentu tidak bisa belajar semudah seperti tatap muka langsung di kelas. Sayangnya dalam survey ini ada sebanyak 36,9% guru yang memberikan tugas kepada siswa tanpa memberikan penjelasan atau menerangkan materi terlebih dahulu baik itu berupa konsep maupun prosedur.

Grafik 10. Guru tidak memberikan penjelasan materi

Satu hal lain yang juga membuat kegiatan belajar siswa tidak kondusif adalah mereka memiliki tugas yang bertumpuk-tumpuk dari beberapa mata pelajaran karena ada sebanyak 33% guru tidak melakukan KBM sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Grafik 11. KBM di luar jadwal

Siswa sangat suka dengan mata pelajaran yang menurut mereka mudah dipahami hingga mereka benar-benar mengerti dengan yang mereka pelajari, demikian alasan yang disampaikan oleh 33% siswa. Sebanyak 20,4% siswa menyukai suatu mata pelajaran karena belajarnya santai, namun yang terbanyak adalah mereka sangat suka suatu pelajaran bila gurunya enak dalam mengajar, itu pendapat dari 43,2% siswa.

Grafik 12. Alasan suka mata pelajaran

Banyak kriteria yang disebutkan siswa sebagai ciri-ciri guru yang enak dalam mengajar itu seperti apa. Kriteria guru yang enak menurut mereka adalah:

  • Baik, ramah, sabar, dan rendah hati
  • Tidak memberatkan
  • Santai dan tidak membosankan
  • Tidak pelit nilai
  • Penjelasannya mudah dipahami dan tidak terbelit-belit
  • Kreatif, pintar, dan semangat
  • Dekat dengan murid dan bersahabat
  • Tidak diskriminatif
  • Memahami keadaan murid
  • Tidak suka marah-marah
  • Bisa jadi tempat curhat
  • Serius tapi santai

Mata pelajaran yang disukai oleh siswa kelas 10 dan gurunya mereka nobatkan sebagai guru terbaik adalah:

  1. Matematika wajib
  2. Fikih
  3. Bahasa Arab

Sementara di kelas 11 mata pelajaran yang paling mereka sukai dan gurunya dinobatkan sebagai guru terbaik adalah:

  1. Matematika wajib
  2. Fikih
  3. Al Qur’an Hadis

Demikianlah catatan yang dapat kami sampaikan dari survey bidang humas terhadap siswa kelas 10 dan 11 semoga dapat dijadikan bahan evaluasi dan pertimbangan dalam membuat kebijakan.

– DASUKI (Rorotan, 28 Juni 2020)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply