T PAS di Rumah: Quo Vadis? | Website MAN 21 Jakarta

PAS di Rumah: Quo Vadis?

Inilah minggu-minggu dimana MAN 21 Jakarta tengah menggelar Penilaian Akhir sekolah (PAS). Kurang lebih 19 mata pelajaran, akan diujikan dalam ujian kali ini di tiap angkatannya. PAS ini akan dilksanakan secara online, yang artinya bukan klasikal, bukan tatap muka. Para peserta mendapatkan soal yang telah diupload di aplikasi yang telah terpasang secara online sehingga peserta dapat mengerjakan soal tanpa pengawasan guru atau pengawas. Kalaupun ada pengawasan seperti meminta bantuan orang tua untuk mengawasi, itu akan menyangkut integritas orang tua untuk berlaku jujur dalam proses ujian ini.

Pada tahap selanjutnya, yang nyata adalah praktek kecurangan baik yang membuka situs atau membuka buku sumber, pada akhirya, menurut redaksi kita, guru tidak bisa secara optimal meyakini bahwa hasil ujian yang digelarnya adalah murni pengetahuan anak tersebut, sebab tahunya dibantu google, atau tahunya yang bagus karena bantuian orang tua, kaka atau kawannya sendiri yang sedang ada di rumah.

 

Karenanya perlu sekali kita mengevaluasi kembali proses penilaian yang kita berikan dalam masa pandemi ini, yaitu penilaian sistem online dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip peniaian, karena penilaian atau alat penilaian, harus mampu menghasilkan dan mengukur kemampuan peserta didik. Menurut W. James Popham dan Eva L. Baker dalam buku Teknik Mengajar Secara Sistematis bahwa tujuan penilaian ialah untuk mengetahui tingkat kemajuan, perkembangan siswa dalam satu periode tertentu.

 

Adapun prinsip penilaian yaitu : 1) Penilaian hendaknya dilaksanakan kepada hasil pengukuran yang komprehensif. 2) Harus dibedakan antara penskoran dan penilaian 3) Kegiatan pemberian nilai hendaknya merupakan bagian integral dari proses belajar mengajar. 4) Sistem penilaian yang dipergunakan hendaknya jelas bagi siswa dan bagi pengajar sendiri. Dalam kasus penilaian di masa pandemi, semestinya dihindari penilaian yang mengukur pengetahuan yang lepas dari kontrol guru atau dosen secara langsung.

 

Pertanyaannya mungkinkah penilaian jarak jauh, atau online. jawabannya tentu tidak ada yang tak mungkin. sangat mungkin dan sangat bisa dilakukan. Menilai kemampuan seseorang lewat jarak jauh selama masih doimungkinkan komunikasi langsung dalam arti pertemuan virtual, maka penilaian pribadi atau anak sangat mungkin. sangat bisa.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply