PEMBUKAAN PORSENI 2018: MAN 21 JAKARTA SIAP BERSAING SECARA TERBUKA

Jakarta — Bertempat di lapangan upacara MAN 21 Jakarta, apel pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Tingkat Madrasah Aliyah Se-Jakarta Utara (Jakut) Tahun 2018 digelar (10/9). 
“Tumbuhkan Jiwa Sportifitas Bina Prestasi dengan Olahraga dan Agama,” menjadi tema porseni. Di samping sebagai peringatan Hari Olahrahraga Nasional juga sebagai rangkaian gebyar Muharram 1440 H di MAN 21 Jakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh kepala MAN 21 Jakarta, Samsurial, kepala TU, Sofyan Dali, para wakil kepala madrasah, guru dan karyawan madrasah, serta undangan dari KKM MAN 21 Jakarta dan KKM MAN 5 Jakarta.
“Harapannya agar dapat dijadikan ajang silaturrahim antar warga madrasah se-Jakarta Utara,” kata Nurjaya selaku panitia dalam laporannya di hadapan ratusan peserta.
“Juga untuk pencarian bakat, dan melanjutkan program kegiatan Aksioma dan KSM di lingkungan kemenag,” katanya.
Porseni ini berlangsung mulai Senin (10/9) hingga Kamis (13/9), diikuti oleh 14 madrasah Aliyah se-Jakarta Utara. Dengan jumlah atlit sebanyak 196 orang.
Adapun jenis lomba yang dipertandingkan adalah tenis meja, bulu tangkis dan bola volly.
Selain MAN 21 Jakarta, sebagai peserta lomba adalah para siswa perwakilan dari MAN 5 Jakarta, MA Al-Wathoniyah 43, MA Al-Wathoniyah 14, MA Asy-Syawarifiyah, MA Ar-Rasyidiyah, MA Yapis, MA Khairul Ummah, MA Al-Khairiyyah, MA Nurul Jalal, MA Al-Muhajitin, MA Jannatin Naim, MA Al-Jihad dan MA Persis 12.
Dalam kesempatan itu, Nurjaya menyebut bahwa porseni ini adalah yang pertama kali diselenggarakan di MAN 21 Jakarta.
Begitu juga ujar Samsurial, kepala madrasah saat menyambut sekaligus membuka acara.
“Porseni ini keren, baru pertama diadakan. Mudah-mudahan bisa berlanjut tiap tahun,” ucapnya dengan suara lantang bak orator yang tengah memupuk semangat massa pendukung.
“Kalau benar 14 madrasah se-Jakarta Utara bisa mengikuti kompetisi di MAN 21 Jakarta itu artinya MAN 21 bisa melayani madrasah-madrasah se-Jakarta Utara,” paparnya.
“Jika bisa melayani semua, berarti MAN 21 Jakarta itu besar,” tambah samsurial menyimpulkan diikuti riuhnya tepuk tangan peserta apel pagi itu.
Kamad sangat berharap melalui event yang kali pertamanya ini bisa dijadikan sebagai ajang kebersamaan dalam membesarkan nama madrasah. Di samping terus meningkatkan kemajuan-kemajuan madrasah di masa-masa yang akan datang.
“Maka sampaikan pada teman sejawat, kalau mereka ga datang ke MAN 21 akan menyesal,” pintanya kepada para peserta dari berbagai MA Se Jakut itu, “Karena nanti MAN 21 Jakarta akan melampaui madrasah-madrasah se-Jakarta Utara,” kata kamad dengan penuh percaya diri. Nampaknya kamad bermaksud bahwa madrasah yang dipimpinnya kini siap bersaing secara terbuka.
Untuk itu, ia meminta agar para siswa khususnya panitia pelaksana dapat melayani para tamu peserta lomba dengan sebaik-baiknya. Tetap menjunjung tinggi sportifitas dan kebersamaan, melayani dengan sebaik-baiknya, penuh kesopanan dan kesantunan.
Selain lomba porseni, MAN 21 Jakarta juga menggelar Lomba Keterampilan Agama (Loketa), Class Meeting dan Lomba Bulan Bahasa. Hanya yang menjadi peserta lomba-lomba tersebut adalah para siswa dari internal madrasah. (lt)





Post Comment